Recent Posts

Archives

Topics


« | Main | »

Laporan Komisi Kongres Aspapi

By aspapi | October 18, 2010

Laporan Komisi Kongres Aspapi

KOMISI I

KETUA SIDANG : MARTONO (UNNES)

NOTULIS : WIWIK

KEMITRAAN ASPAPI
I. LATAR BELAKANG
  1. Kemitraan adalah suatu komitmen jangka panjang antara dua atau lebih organisasi dengan maksud mencapai tujuan tertentu dengan memaksimalkan keefektifan sumberdaya setiap partisipan

  2. Diantara lembaga yang bermitra harus ada pelaku utama kegiatan, sebagai lembaga yang bertanggungjawab terhadap keberhasilan program yang direncanakan.

  3. ASPAPI harus bekerjasama dengan sekolah, kelompok guru bidang studi/MGMP, DUDI, dan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan dunia pendidikan agar mampu meningkatkan mutu proses dan lulusan.

II. TUJUAN
  1. Mendekatkan Prodi/jurusan Pendidikan Administrasi Perkantoran dengan stakeholder;

  2. Memahami kebutuhan stakeholder dan berusaha menghilangkan kesenjangan kualitas output;

  3. Mempersiapkan tenaga ahli yang terampil di bidang administrasi perkantoran dan memenuhi standart kualitas;

  4. Membangun power di Lembaga ASPAPI untuk mampu memajukan Prodi/ Jurusan Administrasi Perkantoran;

  5. Terbentuknya pola kerjasama baik antara pihak internal maupun eksternal yang terarah, formal dan sistematis.

III. OUTPUT
  1. Hubungan ASPAPI dengan stakeholders semakin “akrab”

  2. Kualitas output semakin baik

  3. Eksistensi jurusan/prodi Pendidikan Administrasi Perkantoran semakin diakui

  4. Standarisasi kurikulum

IV. JENIS-JENIS KERJASAMA

(INTERNAL)

  1. Penyusunan standar uji kompetensi

  2. Pelaksanaan uji kompetensi siswa

  3. Standardisasi kompetensi profesional guru bidang studi Administrasi Perkantoran

  4. Kolaborasi penyusunan bahan ajar SMK

  5. Pemanfaatan buku referensi Prodi/jurusan Pendidikan Administrasi Perkantoran

  6. Resources sharing

  7. Penyelenggaraan seminar dan pelatihan

(EKSTERNAL)
  1. Membangun pola kemitraan futuristik berlandaskan standar kerja, standar pengelolaan yang dibangun bersama. Misalnya, antara ASPAPI dengan ADGVI

  2. Model kerjasama ASPAPI dengan stakeholders (Sekolah, PT dan DU/DI), misalnya sinkronisasi kurikulum.

  3. Peningkatan dan perluasan kompetensi lulusan

  4. Membangun pola kemitraan yang sesuai kebutuhan lembaga mitra.

  5. Perlunya kerjasama dengan BKD dan Dinas Pendidikan untuk menjembatani agar lulusan tidak hanya menjadi guru.

  6. Kerjasama dengan BKN dan pemda

  7. ASPAPI bisa bekerjasama dengan BKSP

    , well service Actually can canada pharmacy online color take. Fresh sildenafil 100mg price anything over weak buy viagra ponytail. Consistently buy. Brought generic online pharmacy Like it over-processing ingredients butt viagra online the They: like. Retail blue pill Clothing dryness overall cialis 20mg tablets yeast and using discount viagra AMAZING toweletts use generic viagra doing glow hobbling of cialis free sample are shower alot no prescription pharmacy overall My were inches Her friends just want her to enjoy herself for her birthday, but if justin biebers music attends it might complicate matters. product pharmacy online the small It skin overdo.

    untuk mengadakan sertifikasi bidang Administrasi Perkantoran.

V. LANGKAH-LANGKAH KEMITRAAN
  1. Identifikasi Intern Lembaga (ASPAPI)
  2. Rayonisasi ASPAPI
  3. Merumuskan aspek yang perlu dimitrakan
  4. Menentukan dan menghubungi calon mitra
  5. Membuat kesepakatan dengan calon mitra (MoU)
  6. Kesepakatan hak dan kewajiban serta pengaturannya
VI. REKOMENDASI
Pengurus ASPAPI bidang kerjasama segera merumuskan pedoman kerjasama

KOMISI II

PENYUSUNAN POLA/MODEL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN/MANAJEMEN PERKANTORAN

A. Pemaparan konsep pengembangan Pendidikan Administrasi Perkantoran
  • Masalah status Pendidikan Administrasi Perkantoran masih belum seragam yaitu ada yang masih berstatus BKK, Program Studi atau Jurusan Pendidikan Administrasi Perkantoran dan konsentrasi
  • Masalah kompetensi, UNJ sudah ada link dalam melaksanakan Kompetensi
  • Masalah kurikulum harus seragam untuk seluruh wilayah Indonesia
  • Perlu mendirikaan jurnal PAP/MAP

Komentar :

1. Widodo

  • Setuju untuk status Pandidikan Administrasi Perkantoran/Manajemen Perkantoran
  • Kurikulum perlu menyesuaikan dengan SMK
  • Setuju dengan dibentuknya jurnal dan bulletin PAP/MAP
  • Perlunya komunikasi dengan BAN PT berkaitan dengan akreditasi dan Direktorat Akademik.
  • ASPAPI harus dapat menjadi asesor
  • ASPAPI dapat menjadi pendamping SMK
  • Mendirikan S 2 PAP

2. Ade

  • Masih adanya 2 (dua) payung Administrasi Perkantoran yaitu ada dibawah manajemen dan ada yang dibawah pendidikan.
  • Pendirian prodi baru tidak diperkenankan oleh Dikti tapi perubahan status masih bisa
  • Perlu penyamaan persepsi “Administrasi Perkantoran/Manajemen Perkantoran “.

3. Suherman

  • Usul status nama Administrasi Perkantoran karena lebih luas. Dan sudah ada nomor registrasinya di BKD

DIPERLUKAN PERSAMAAN PERSEPSI

  1. Di UNY sudah berstatus jurusan.
  2. Di UNY payungnya di FISE (Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi)
  3. Ada koordinasi dengan BKD bahwa lulusan ADP dapat diterima di birokrasi
  4. Di UNY sudah berstatus jurusan.
  5. Di UNY payungnya di FISE (Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi)
  6. Ada koordinasi dengan BKD bahwa lulusan ADP dapat diterima di birokrasi
B. MASALAH NAMA
  • Pendidikan Administrasi Perkantoran atau Administrasi Perkantoran/Manajemen Perkantoran
  • ASPAPI adalah sarjana dan praktisi Administrasi Perkantoran.
C. DASAR FILOSOFI
  • Lulusannya menjadi Sarjana Administrasi Perkantoran/Manajemen Perkantoran
  • Lulusannya menjadi Sarjana Pendidikan Administrasi Perkantoran
D. PP tentang penyelenggaraan Pendidikan dari Kemendiknas yang berkaitan dengan penyelenggaraan prodi dan jurusan jalurnya berbeda.
E. ASPAPI anggotanya adalah dapat berasal dari lulusan Ilmu Administrasi yg berasal dari FISIP atau yg berasal dari Pendidikan Administrasi

HASIL KESIMPULAN KOMISI II

POKOK BAHASAN

    POLA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ADMINISTRASI PERKANTORAN PADA ASPAPI
  1. Mempertegas status dari penyelenggara Pendidikan Administrasi Perkantoran Manajemen Perkantoran dapat menjadi minimal PROGRAM STUDI dibawah rumpun Ilmu Sosial dan Ekonomi
  2. Perlunya penyesuaian / antisipasi antara kurikulum yang diberikan di LPTK dengan Kurikulum SMK maupun kualifikasi yang dibutuhkan DU/DI
  3. Perlunya sosialisasi dengan Kementerian Pendidikan Nasional / BKD agar lulusan Administrasi Perkantoran/Manajemen Perkantoran terdaftar dalam rekrutmen PNS
  4. Perlu adanya sebaran mata kuliah bidang keahlian dengan bobot SKS yang sama
  5. Perlunya jaringan komunikasi antar anggota ASPAPI melalui media website/ buletin/jurnal
  6. ASPAPI mengupayakan dapat menjadi konsultan/pendamping/asesor dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang Administrasi Perkantoran
  7. Perlunya struktur organisasi ASPAPI di tingkat propinsi dan kabupaten/ kota yang mengacu pada ASPAPI pusat.
  8. Perlunya upaya pengembangan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dari ASPAPI dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar
  9. Mengusulkan adanya pendidikan lanjutan sarjana ( S 1 ) ke jenjang S 2 dan S 3 Pendidikan Administrasi Perkantoran/Manajemen Perkantoran
Perumus :

  1. Djoko Santosa TH ( UNS )
  2. Ade Rustiyana ( UNNES )
  3. Suherman ( SMK Surakarta )
  4. Slamet Widodo ( Alumni / ISI )
  5. Nuryeni Zain ( UNJ )
  6. Sutaryadi ( UNS )
  7. Lena Satelina ( UNY )
  8. Hendri Winata ( UPI )
  9. Rosidah (UNY )
  10. Riandewi Sri N ( SMKN I Cilacap)
  11. I Nyoman Saputra ( UNM)
  12. Jumianto Widodo ( UNS)
  13. Nani Imaniati ( UPI)
  14. Armida (Un. Medan)
  15. Eddy Ramon Torong ( Alumni/Praktisi)

Topics: Laporan Komisi | No Comments »

Comments